Featured Post

Mengajak Kepada Kebaikan

Image
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: . من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه . “Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim no. 1893). . Fawaid hadits: . • Keutamaan dakwah di jalan Allah dan menunjukkan kebaikan kepada orang lain, baik kebaikan dunia atau akhirat • Orang yang menunjukkan kebaikan maka akan mendapatkan pahala karena telah menunjukkan kebaikan serta pahala orang yang mengikutinya. • Amal yang bisa dirasakan oleh orang lain lebih besar manfaatnya dibandingkan amal yang manfaatnya terbatas untuk diri sendiri. • Hadits ini mencakup orang yang menunjukkan kebaikan kepada orang lain dengan perbuatannya, meskipun tidak dengan lisannya. Seperti orang yang menyebarkan buku-buku yang bermanfaat, berakhlak mulia dan berpegang teguh dengan syariat Islam agar manusia juga bisa meneladaninya. • Keutamaan mengajarkan ilmu dan besarnya pahala seorang pengajar yang mengharapkan pahala di ...

Semua Mengaku Ahlussunah

SEMUA MENGAKU AHLUSSUNNAH.
.
Jika kita tanya siapa diantara kita semua yang merasa sebagai ahlussunnah atau sunni, pasti semua pada ngaku AHLUSSUNNAH atau SUNNI, bahkan yang nyata2 jauh dari sunnah dan justru kesehariannya mengamalkan dan bela2 bid'ah pun bisa dipastikan akan mengaku ahlussunnah. Bahkan sampai2 ada yang menamakan kelompok dan pengikutnya dengan nama "Ahlus Sunnah Wal Jama'ah", dan menganggap orang lain yang tidak mau ikut dalam ritual dan amalan kelompoknya, tidak sejalan dengan pemahaman dan pemikirannya, maka dianggapnya BUKAN ahlussunnah atau mereka juluki WAHABI. padahal para pengaku ini pun sadar sesadar2nya yang mereka bela2 justru kebanyakan amalan bid'ah.
.
Subhanallaah.. Apakah mereka mengatakan sesuatu tanpa mengetahui maksudnya ?!
.
Tidakkah mereka tahu bahwa makna "Ahlussunnah", adalah "Pengikut Sunnah Nabi", atau kalau lebih "di-Indonesiakan" lagi "Pengikut Ajaran Nabi" -shollallohu alaihi wasallam- (??)
.
Jika mereka mengaku "Pengikut Ajaran Nabi", lalu mana praktek ajaran Nabi pada diri mereka ini ?!
.
Mana sholat berjama'ah di masjid ?! Yang faktanya jutru masjid hanya ramai saat ritual (bid'ah) tertentu ala kelompok mereka, dan justru saat solat jamaah yang datang jauh lebih sedikit.
.
Mana jenggot yang panjang ?! Yang faktanya orang jenggotan malah sering dianggap menyimpang..
.
Mana pakaian yang tidak isbal ( MENUTUPI MATA KAKI)?!
Mana jilbab yang syar'i ?!
Mana pengharaman musik ?!
.
Mana ajaran Nabi yang engkau tampakkan pada dirimu dan amalmu wahai saudaraku ahlussunnah ???!
.
Pantaskah mengaku sebagai Ahlussunnah "Para Pengikut Ajaran Nabi", tapi hidupnya justru jauh dari sunnah Beliau shallallahu alaihi wa sallaam ??!
.
Lihatlah para sahabat -rodhiallohu anhum- !! Mereka berusaha mencari tahu mana yang SUNNAH untuk mereka LAKUKAN... Tapi orang sekarang yang sekedar mengaku ahlussunnah, berusaha mencari tahu mana yang SUNNAH untuk mereka TINGGALKAN.

Comments

Visitor

Online

Related Post