Posts

Showing posts with the label tradisional

Featured Post

Mengajak Kepada Kebaikan

Image
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: . من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه . “Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim no. 1893). . Fawaid hadits: . • Keutamaan dakwah di jalan Allah dan menunjukkan kebaikan kepada orang lain, baik kebaikan dunia atau akhirat • Orang yang menunjukkan kebaikan maka akan mendapatkan pahala karena telah menunjukkan kebaikan serta pahala orang yang mengikutinya. • Amal yang bisa dirasakan oleh orang lain lebih besar manfaatnya dibandingkan amal yang manfaatnya terbatas untuk diri sendiri. • Hadits ini mencakup orang yang menunjukkan kebaikan kepada orang lain dengan perbuatannya, meskipun tidak dengan lisannya. Seperti orang yang menyebarkan buku-buku yang bermanfaat, berakhlak mulia dan berpegang teguh dengan syariat Islam agar manusia juga bisa meneladaninya. • Keutamaan mengajarkan ilmu dan besarnya pahala seorang pengajar yang mengharapkan pahala di ...

Waspada Tradisi Syirik

Image
Hindari Tradisi Syirik di bulan Muharram! . Dear, ada beberapa tradisi yang sering dilakukan untuk menyambut bulan Muharram atau sering juga disebut 1 suro.  Tradisi tersebut diantaranya : 1. Sadranan/larungan, yaitu nasi tumpeng dengan berbagai lauk pauk, dan kepala kerbau yang dihanyutkan ke laut.  2. Kirab binatang yang dikramatkan. 3. mencuci barang-barang pusaka seperti keris, alat gamelan dll. 4. berebut hasil pertanian yang sudah di kirab (diarak) Kegiatan ini dilakukan untuk mengharap keberuntungan dan membuang sial, serta mengharap keberkahan dari laut, gunung atau sesuatu yang dipercayai dapat mendatangkan keberuntungan. . Hal ini karena pelaku ngalap berkah yang seperti itu, mempunyai keyakinan bahwa ada dzat lain yang mampu mendatangkan keselamatan/berkah serta menolak bahaya selain Allah Ta’ala. . Dalam pembahasan ilmu agama Islam biasa disebut dengan Tathayyur ( تَطَيُّرْ ) atau Thiyarah ( طِيَرَةٌ ) yakni suatu anggapan bahwa suatu keberuntungan atau kesiala...

Resep Sambel Tempe Tradisional • Marimasak

Image
SAMBEL TEMPE Bahan : 1/2 papah tempe iris 2 siung baput 3 biji rawit merah 5 biji cabe merah keriting 5 biji rawit hijah 2 cm kencur gulgar Cara Buat : Iris tempe, goreng setengah kering Haluskan semua bumbu, tambahkan gulgar Penyet tempe ke dalam bumbu #sambeltempe #olahantempe #tempekencur #resepdapuruntukabah #resepsambel #reseptempe #foodpost #foodstagram #instafood #tempe #indonesianfood #sambel #idesambel #dailycook #simplecook #homecooking - #regrann Resep Sambel Tempe Tradisional • Marimasak

Ayam Goreng Tradisional - Marimasak

Image
ㅤㅤ AYAM GORENG Tradisional . BAHAN: 1 ekor ayam ukuran sedang (kurang lebih 1.000 gram), potong sesuai selera 1 buah jeruk lemon, ambil airnya 400 ml santan 2 cm lengkuas, memarkan 2 lembar daun salam, sobek2 2 lembar daun jeruk, sobek2 1/2 sdm gula 1 1/2 sdm garam Secukupnya minyak untuk menumis dan menggoreng ayam . BUMBU HALUS: 6 buah bawang merah 4 siung bawang putih 3 buah kemiri 1/2 sdt kunyit bubuk 1/2 sdm ketumbar bubuk 1 cm jahe . CARA MEMBUAT: 1. Lumuri ayam dengan air jeruk lemon, diamkan 10 menit. Cuci bersih. 2. Siapkan panci presto, tumis bumbu halus, lengkuas, daun salam dan daun jeruk sampai harum. Masukkan ayam. Aduk2 sampai ayam berubah warna. Tambahkan santan. Beri gula dan garam. tutup panci presto. Biarkan selama 10 menit, sampai bunyi mendesis. Lalu kecilkan api, biarkan 10 menit lagi. Lalu matikan kompor. Tunggu dingin, buka panci. Siap di goreng 3. Panaskan minyak, goreng ayam sampai matang, berwarna kuning kecoklatan. 4. Angkat dan sajikan. . Resep...

Visitor

Online

Related Post