Featured Post

Mengajak Kepada Kebaikan

Image
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: . من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه . “Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim no. 1893). . Fawaid hadits: . • Keutamaan dakwah di jalan Allah dan menunjukkan kebaikan kepada orang lain, baik kebaikan dunia atau akhirat • Orang yang menunjukkan kebaikan maka akan mendapatkan pahala karena telah menunjukkan kebaikan serta pahala orang yang mengikutinya. • Amal yang bisa dirasakan oleh orang lain lebih besar manfaatnya dibandingkan amal yang manfaatnya terbatas untuk diri sendiri. • Hadits ini mencakup orang yang menunjukkan kebaikan kepada orang lain dengan perbuatannya, meskipun tidak dengan lisannya. Seperti orang yang menyebarkan buku-buku yang bermanfaat, berakhlak mulia dan berpegang teguh dengan syariat Islam agar manusia juga bisa meneladaninya. • Keutamaan mengajarkan ilmu dan besarnya pahala seorang pengajar yang mengharapkan pahala di ...

Tidak Ada Kebaikan Pada Kata Kata Kasar • Aulia Izzatunisa

tidak ada kebaikan pada kata-kata kasar, dan sudah pasti tidak akan menghasilkan perbaikan

yang ada kata-kata kasar itu hanya menunjukkan, kualitas pengucap dan rendahnya pemikiran

celaan, hinaan, makian, hanya mewakili lemahnya argumen, kepanikan dan mental kalah

dan yang terpenting, kata-kata kasar, kotor itu menandakan bahwa jauh dia dari pemahaman Islam

Nabi berpesan, "mukmin bukanlah orang yang suka mencela dan bukan orang yang suka melaknat serta bukan orang yang suka bicara jorok dan kotor" (HR Al-Bukhari)

Al-Qur'an itu indah dan dihiasi keindahan, yang membacanya tentu terhindar dari kata-kata keji menyakiti

Dan hatinya akan dipenuhi cinta, sayang akan saudara, dan dakwah yang tumbuh dari keduanya

Yang merindukan Nabi Muhammad, akan menyayangi apa yang beliau sayangi, yakni ummatnya

Lantas, apalagi alasan kita berkata penuh cela, apa lagi argumen kita untuk menyakiti sesama mukmin?

Allahu musta'an..

Ohya, tak bosan-bosan saya mengingatkan pada penikmat ilmu, pecinta Allah dan Rasulnya, follower pages ini, agar tidak melayani komentar-komentar kasar dan tak bermutu, biarkan saja mereka menunjukkan wajah aslinya, tak perlu ditanggapi

Jangan sampai terpancing, lalu mendebat balik, takkan ada gunanya, syaithan itu menghendaki permusuhan diantara manusia, apalagi sampai membalas mencela dan lebih kasar

Fokus saja berbuat baik, berkarya dan bermanfaat bagi yang lainnya, hidup ini singkat dan jangan sampai kita disibukkan perkara tak bermanfaat :D

Barakallahu fiikum

Comments

Visitor

Online

Related Post